FLUIDA (SPRITE)
makalah
operasi teknik kimia
(Sprite)
OLEH
:
Maria Tarsisia Dhue
(721 15 009)
JURUSAN
KIMIA
FAKULTAS
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS
KATOLIK WIDYA MANDIRA
KUPANG
2018
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur penulis haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha
Esa karena berkat kuasanya penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada
waktunya.
Tidak
lupa juga penulis ucapkan limpah terima kasih kepada kedua orang tua,
teman-teman yang telah mendukung dan membantu penulis dalam menyelesaikan
tulisan ini.
Penulis sadar tulisan ini masih jauh dari kata sempurna
maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para
pembaca dan akhir kata penulis mengucapkan limpah terima kasih.
Kupang,…….
April 2018
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR
BELAKANG
Fluida adalah zat-zat
yang mampu mengalir dan menyesuaikan diri dangan bentuk tempatnya. Zat cair dan
gas memiliki karakter tidak mempertahankan sesuatu bentuk yang tetap, maka
keduanya mempunyai kemampuan untuk mengalir, dengan demikian keduanya disebut
fluida.
Cabang ilmu pengetahuan
yang mengkaji tentang perilaku dari zat cair dan gas dalam keadaan diam ataupun
bergerak disebut mekanika fluida. Mekanika fluida mempelajari tentang perilaku
fluida dalam keadaan diam (statistika fluida), dimana tidak adanya tegangan
geser yang bekerja pada partikel fluida tersebut, dan fluida dalam keadaan
bergerak (dinamika fluida). Fluida yang tidak bergerak atau dalam keadaan diam
disebut fluida statis, sedangkan dinamika fluida adalah subdisiplin dari
mekanika fluida yang mempelajari fluida bergerak.
Fluida dibedakan atas
zat cair dan gas. Sifat umum dari zat cair dan gas adalah tidak melawan
perubahan bentuk dan tidak mengadakan reaksi terhadap gaya geser. Zat cair
mempunyai permukaan air bebas. Sedangkan gas tidak mempunyai permukaan bebas.
Zat cair praktis merupakan zat yang tidak dapat termampatkan, sedangkan gas
adalah zat yang bisa termampatkan. Ada beberapa sifat fluida yang penting,
yaitu; rapat massa, berat jenis, kemampatan fluida, kekentalan, dan tegangan
permukaan.
Zat cair merupakan
fluida, karena mempunyai kemampuan untuk mengisi volume yang diperlukan dalam
suatu ruangan. Misalnya; mengisi air dalam sebuah gelas, botol atau kaleng
minuman yang diisi dengan cairan dari pencampuran berbagai zat, sperti
coca-cola, sprite, fanta dan lain-lain. Berdasarkan uraian diatas, maka pada
makalah ini akan dibahas mengenai hubungan sprite dengan fluida.
1.2
RUMUSAN
MASALAH
1. Apa
itu sprite?
2. Bagaimana
hubungan sprite dengan fluida?
1.3
TUJUAN
PENULISAN
1. Mengetahui
pengertian sprite.
2. Mengetahui
hubungan sprite dengan fluida.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Sprite
Gambar 1. Sprite
Sprite adalah minuman
yang tidak berwarna dengan rasa lemon dan jeruk nipis serta bebas kafeina.
Sprite diproduksi oleh perusahaan yang bernama The Coca-Cola Company. Sprite
merupakan minuman bersoda yang memiliki kandungan zat kimia yang berguna bagi
tubuh dan berbahaya bagi tubuh apa bila dikonsumsi terus-menerus.
Manfaat dari minuman
bersoda ini, salah satunya adalah sebagai penetralisir nikotin dalam tubuh
yaitu dapat membersihkan asap rokok dalam tubuh. Bahaya dari mengkonsumsi
minuman bersoda berlebihan yaitu, kulit cepat keriput, tulang dan gigi cepat
kropos, asam urat, kerusakan atau gangguan pada otak, merusak organ dalam tubuh
dan dapat merusak rahim serta kecacatan dan kematian pada janin.
Komposisi sprite; air
berkabonasi, gula, pengatur keasaman (asam nitrat, natrium sitrat), perisai
lemon lime, dan pengawet (natrium benzoat).
1) Air
berkabonasi atau air soda adalah air yang dikarbonasikan dan dibuat bersifat efervesen
dengan penambahan gas karbon dioksida di bawah tekanan.
2) Gula
adalah zat yang ditambahkan untuk pemanis.
3) Pengatur
keasaman atau agen pengendali pH, adalah aditif makanan yang ditambahkan untuk
mengubah atau mempertahankan pH (keasaman atau kebasaan).
4) Perisai
lemon lime adalah obat rumah yang umumnya untuk mual dan sakit perut.
5) Pengawet,
umumnya softdrink diawetkan dengan sodium-benzoat, suatu bahan pengawet
sintetis.
Campuran senyawa
pada minuman soda adalah campuran dari senyawa karbon dioksida dan hidrogen oksida
dengan persamaan kimianya : CO2 + H2O
–> H2CO3 ini mengandung asam karbonat.
2.2
Hubungan
sprite dengan fluida
Hubungan antara sprite
dan fluida sangatlah mudah untuk diketahui dari campuran senyawa pada sprite yaitu
karbon dioksida (CO2) dan air (H2O), yang artinya sprite
mengandung zat cair dan gas.
Fluida dibedakan atas
zat cair dan gas, zat cair yang dimaksudkan adalah CO2 dan zat gas
yang dimaksudkan adalah H2O.
1) Zat
gas pada sprite adalah Karbon dioksida (CO2)
merupakan gas yang tidak
berwarna dan tidak berbau. Gas ini termasuk dalam fluida statis, karena kemasan
sprite belum dibuka. Dan gas ini juga termasuk dalam dinamika fluida, karena
pada saat kemasan sprite dibuka maka gas tersebut akan keluar namun tidak
semuanya karena sebagian gas CO2 masih terikat dengan air yaitu pada
reaksi kimia yang terjadi CO2 + H2O –> H2CO3.
Massa dari CO2 akan mengisih seluruh ruangan dan dapat dimampatkan
pada kemasan sprite (seperti; kaleng dan botol sprite).
2) Zat
cair pada sprite adalah Air (H2O)
Merupakan senyawa yang
digunakan sebagai pelarut dalam sprite. senyawa ini termasuk dalam fluida
statis, karena senyawa tersebut ada pada kemasan sprite. Dan termasuk dinamika
fluida pada saat kemasan dibuka lalu dituangkan kedalam mulut (diminum). Massa
dari senyawa ini akan mengisih volume yang diperlukan dalam dalam suatu ruangan
dan tidak bisa termampatkan yakni dalam kemasan sprite (seperti; kaleng dan
botol sprite).
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
1. Sprite
adalah minuman yang tidak berwarna dengan rasa lemon dan jeruk nipis serta
bebas kafeina. Sprite diproduksi oleh perusahaan yang bernama The Coca-Cola
Company.
2. Sprite
juga merupakan minuman bersoda yang memiliki kandungan zat kimia yang berguna
bagi tubuh dan berbahaya bagi tubuh apa bila dikonsumsi terus-menerus.
3. Hubungan
antara sprite dan fluida yaitu sprite termasuk dalam fluida statis dan dinamika
fluida. Massa dari gas CO2 akan mengisih seluruh ruangan dan dapat
dimampatkan pada kemasan sprite (seperti; kaleng dan botol sprite). Massa dari
zat cair yaitu air akan mengisih volume
yang diperlukan dalam dalam suatu ruangan dan tidak bisa termampatkan yakni
dalam kemasan sprite (seperti; kaleng dan botol sprite).
DAFTAR PUSTAKA
Bahan
ajar Operasi Teknik Kimia
SOEDOJO, P., 1986, Asas-asas Ilmu Fisika,Penerbit Gajah Mada
University Press, Yogyakarta.
http://komposisiconsumergood.blogspot.com/2017/10/komposisi-sprite.html?m=1
Comments
Post a Comment